TNI-Polri dan Pemkot Bogor Gelar Ops Kurma Raya 2021 Selama Bulan Ramadhan 1442 H

TNI-Polri dan Pemkot Bogor Gelar Ops Kurma Raya 2021 Selama Bulan Ramadhan 1442 H

KOTA BOGOR, - Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1442H/2021M jajaran TNI-POLRI dan Pemkot Bogor menggelar kegiatan Apel Ops Kurma Raya 2021. Apel gabungan ini berlangsung di lapangan apel Pusdik Zeni AD di Jln. Sudirman Kota Bogor, Senin (12/4) pukul 08.30 WIB.

Apel gabungan Ops Kurma Raya 2021 ini dipimpin langsung oleh Walikota Bogor, Bima Arya. Nampak hadir dalam kegiatan ini Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo, Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf. Robby Bulan, S.I.P, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Tristanto, Dandenpom III/1 Siliwangi Bogor, Letkol CPM. Sutrisno, Komandan Pusdikzi, Letkol CZI. Burhannudin, S.T., M.Si, para Camat, Lurah se Kota Bogor serta Alim Ulama.

Apel ini merupakan persiapan TNI-Polri dan Pemkot Bogor dalam mengamankan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1442 H yang jatuh pada hari Selasa tanggal 13 April 2021.

Di hadapan para personil apel gabungan, Bima Arya meminta seluruh unsur TNI-Polri, Pol PP dan Dishub untuk meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaan menjelang masuknya bulan Suci Ramadhan 1442 H agar tidak timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19. Bima mengatakan, sesuai tren data yang masuk,  penyebaran Covid-19 di Kota Bogor terkendali dan jumlah kasusnya menurun. Namun dalam hal ini Bima menegaskan, apabila masyarakat lengah dan tidak waspada tidak tertutup kemungkinan situasi akan berbalik.

“ Di atas kertas data menunjukkan tren Covid-19 terkendali dan jumlah kasus menurun.  Tetapi kita tetap waspadai, apabila kita lengah maka bukan tidak mungkin situasi ini akan berbalik ke arah yang tidak diinginkan, ” ujar Walikota Bogor.

Bima juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Forkopimda Kota Bogor dalam menekan penyebaran Covid-19 hingga di posisi zona hijau mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

“Kolaborasi pemerintahan Kota  Bogor banyak di apresiasi dan di puji oleh pemerintah lain bahkan pemerintah pusat, ” ucapnya.

Bahkan dirinya dipanggil secara khusus oleh Presiden Jokowi untuk menjelaskan cara Pemkot Bogor bisa menekan angka penyebaran Pandemi Covid-19 di wilayahnya.

“ Saya di panggil Presiden secara khusus, apa resep Kota Bogor hingga Covid-19 di Kota Bogor bisa terkendali. Saya jawab, Kuncinya kolaborasi sinergitas Forkopimda Pak Presiden !!!, ” ujar Bima Arya yang di sambut dengan tepuk tangan oleh seluruh peserta apel dan pejabat yang hadir.

Sementara itu di tempat yang sama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo juga mengatakan di hadapan para Ulama bahwa, peran Ulama dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor sangat penting terlebih di dalam suasana Bulan Suci Ramadhan.

Di hadapan para tokoh agama Susatyo menjelaskan bahwa  kegiatan Ops Kurma Raya 2021 ini adalah operasi mandiri wilayah pertama yang dijalankan oleh Polresta Kota Bogor dalam menghadapi situasi di Bulan Suci Ramadhan. Secara menyeluruh kata Kapolresta, Ramadhan ini tentunya aktivitas masyarakat pasti meningkat dari pagi hingga malam hari.

“ Ini menjadi tantangan kita semua dalam menekan angka Pandemi Covid-19 agar pada saat Ramadhan ini semua komponen bekerja, ” jelasnya.

Lebih jauh Kapolresta menjelaskan bahwa perlunya dilakukannya operasi ini karena turunnya angka penyebaran Pandemi Covid-19 menjadi 0, 13. Karena jika masuk ke angka skor 1.8 dipastikan Kota Bogor akan kembali ke zona Merah. Dirinya berharap, nantinya semua warga Kota Bogor bisa berlebaran di rumah, tidak di Rumah Sakit.

“ Kami sudah menyiapkan 6 Pos yang 24 jam tetap berjaga. Titiknya sudah kami tentukan dan termasuk Polisi Ramadhan, ” terang Kapolresta.

Nantinya selama Bulan Puasa Polresta Bogor Kota akan menyiapkan Polisi Ramadhan yang di dalamnya ada Polwan yang disiapkan di sore hari dan, berganti dengan Polisi laki-laki pada malam hari yang akan membantu Marbot. Untuk titik yang menjadi pengawasan ekstra oleh Polresta Bogor Kota sendiri yaitu tempat area publik dan tempat ibadah.

Usai pelaksanaan apel gabungan, dilakukan pemusnahan barang bukti berupa Miras yang merupakan barang hasil sitaan selama operasi yang dilakukan Polresta Bogor Kota. Pemusnahan dilakukan secara bersama-sama oleh unsur Forkopimda Kota Bogor bersama tokoh agama.

(LUKY)

Kota Bogor
lukman.journalist.id

lukman.journalist.id

Previous Article

Dukung Industri Perfilman Indonesia, Pemkab...

Next Article

Risih  Pekerjaannya Disorot Media, Ketua...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 148

Postingan Tahun ini: 587

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 64

Postingan Tahun ini: 1017

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 55

Postingan Tahun ini: 199

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 53

Postingan Tahun ini: 542

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Azhar Harahap

Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun
Aneh, Oknum Bendahara DPRD Jeneponto Bawa Kabur Uang Negara Rp500 Juta, Sekwan: Itu Alami Tak Perlu Dipersoalkan
banner

Follow Us

Recommended Posts

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Kunker Virtual, Jaksa Agung Tegaskan Jangan Mudik
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung
Dinilai Tidak Transparan, Bupati Bogor Wajib Evaluasi Kinerja Sekda
OTT Bupati Nganjuk,  Humas Polri: Wujud Sinergitas KPK dan Polri